Memaparkan catatan dengan label Luahan Dari Hati Orang Percaya. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Luahan Dari Hati Orang Percaya. Papar semua catatan

Rabu, 16 Februari 2011

Menyangkal Yesus Atau Ditembak MATI????

Berikut ini adalah kesaksian dari Shanti (bukan nama asli) dimana dia pernah menghadapi tantangan dalam mempertahankan imannya kepada Yesus.
Bunyi-bunyi tembakan terdengar di luar gereja. Padahal sore itu gereja cukup ramai. Remaja-remaja hadir untuk mengikuti katekisasi dan penatua-penatua berkumpul untuk mengikuti rapat majelis. Ketika tembakan terdengar kami sedang menunggu kedatangan pak Pendeta. Aku pun berada di antara remaja-remaja itu. Peristiwa itu terjadi tahun 1964 waktu aku berusia 15 tahun.
Beberapa kawanku dan penatua-penatua segera lari. Kami tahu bahwa tembakan itu berasal dari sebuah gerombolan pengacau. Daerah tempat tinggal kami, daerah Bengkayang-Sanggau, Kalimatan Barat merupakan   daerah rawan yang sering dijadikan sasaran gerombolan pengacau.
Aku ingin lari, tapi apa dayaku, kakiku terasa lemas. Aku hanya diam ketakutan. Tiba-tiba enam orang gerombolan pengacau bersenjata masuk ke gereja. Di gereja hanya tinggal aku dan lima orang penatua yang   tidak sempat melarikan diri.
"Angkat tangan semuanya!" seru seorang anggota gerombolan itu. Kami berenam terpaksa mengikuti apa yang mereka perintahkan. Gerombolan yang lain segera mengepung kami dan mengacungkan laras senjatanya ke   tubuh kami. Aku sadar bahwa saat itu aku berada diantara hidup dan mati. "Turunkan gambar yang terpampang di atas itu!" sambungnya lagi seraya menunjuk gambar Tuhan Yesus yang berada di atas mimbar gereja. Aku tertegun melihat adegan itu. Dalam hati aku terus berdoa agar Tuhan campur tangan dalam situasi seperti itu. Rupanya karena takut ancaman senjata para gerombolan itu, maka diantara penatua ada yang berusaha menurunkan gambar Tuhan Yesus itu.
"Apakah ini benar gambar Tuhanmu?" tanyanya lagi. Sebagai jawabannya aku dan penatua-penatua itu menganggukkan kepala. "Kenapa kalian menyembah manusia semacam ini? Ayo ludahi dan kencingi gambar ini.   Kalau tidak kalian akan kubunuh semuanya!" bentaknya dengan suara keras. Karena takutnya, akhirnya satu demi satu penatua melaksanakan perintah si gerombolan.
Aku menunggu giliranku dengan rasa takut yang menjadi-jadi. Tapi pada saat yang genting itu terdengar suara yang berbisik di batinku: "Imanmu bisa menyelamatkanmu. Jangan lakukan perbuatan itu, apapun yang terjadi." Waktu aku diperintah untuk melaksanakan adegan seperti para penatua, aku menolaknya. Aku menangis, lalu merangkul gambar Tuhan Yesus yang telah dikotori itu. Kubersihkan kotorannya dengan sapu tanganku, tanpa sadar aku berkata, "Tuhan biarlah aku mati bersamaMu." Melihat kelakuanku itu, seorang anggota gerombolan   menghampiriku. "Bangkitlah dan duduklah di kursi itu," katanya. Aku pun duduk di kursi yang ditunjuknya sambil terus mendekap gambar Tuhan Yesus itu.
"Anak gadis, kau takkan kubunuh, karena kau telah memperlihatkan kesetiaan kepada Tuhan, walaupun harus berhadapan dengan maut. Dan kalian, yang lima orang lagi, berbarislah di sudut sana." katanya sambil menunjuk sudut gereja. Kelima orang penatua itu berbaris di sudut gereja.
"Kalian adalah manusia-manusia yang telah berani mengkhianati Tuhan kalian dan takut mati untukNya. Kalau manusia sudah berani berkhianat kepada Tuhannya, apalagi kepada sesuatu yang hanya berpredikat ideologi." Segera setelah ucapan itu selesai, serentetan tembakan dilepaskan dan ... terkulailah kelima penatua itu.
Aku tak sadarkan diri dan tak tahu apa yang terjadi selanjutnya. Ketika aku sadar, kudapati diriku sudah ada di rumah orangtuaku.
Pengalaman yang dahsyat itu menyebabkan aku yakin bahwa iman adalah modal keselamatan. Dan itu tidak hanya berlaku bagiku, tapi bagi  setiap orang yang percaya kepada Dia. Hari-hari setelah kejadian itu tangan Yesus terasa sekali terus menyentuh ke dalam setiap relung kehidupanku. Juga gejolak batinku untuk terus mengiring Dia makin menjadi-jadi.
Setelah tamat SMA, aku melanjutkan ke sekolah Teologia. Tahun-tahun terus berlalu dan kini aku hidup sebagai pelayan Tuhan di tengah-tengah Jemaat di daerah pedalaman.
  Sampai hari ini dalam pengabdianku, ayat Efesus 2:8-9 selalu menjadi peganganku:
"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

 [Catt.: Sampai saat ini Shanti masih aktif memberitakan Injil di pedalaman Irian Jaya.]
Diambil dan diedit dari tulisan Sulaeman Effendie -- bagian dari
Judul Buklet : Seri Kesaksian -- Menyangkal Yesus atau Ditembak Mati?; dan Delapan Kesaksian Lain
Penerbit     : BPK Gunung Mulia, Jakarta, 1999
Halaman     : 1-4

Jumaat, 11 Februari 2011

Lakaran Neraka





Markus 9:48
 "di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam"  

   Lukisan-lukisan dari JURANG MAUT


Seorang pelukis muda Korea telah dibawa ke Neraka.
Pelukis telah dibawa ke Neraka oleh Tuhan Yesus Sendiri.

Pelukis ini telah menghadiri pertemuan doa semalaman pada
bulan April 2009 dan terus melakukannya selama ini sudah lebih
dari setahun.


Pelukis: “Karena saya berdoa sepanjang malam, sekarang
 saya lebih mampu mengasihi Yesus lebih dari pada sebelumnya
” … Suatu hari … Yesus datang dan berkata di dalam hatiku,
 ”Aku akan menunjukkan kepadamu hal-hal surgawi yang lebih
dalam.” 


Saya pikir saya akan mengunjungi sorga, tapi sebaliknya
saya telah mengunjungi neraka… Segera sesudah Yesus berbicara
ke dalam hati saya, kami masuk ke dalam alam spiritual…
Yesus membawa saya dan menunjukkan kepada saya neraka
terlebih dahulu…

Selagi saya mengikuti Yesus, saya menangis sepanjang waktu
-

Lalu saya mulai mendengar suara-suara lenguhan, teriakan
dan ratapan…. “Ahhhhhh!!!”

Pelukis: “Kebanyakan orang salah mengerti mengenai
neraka. Mereka terlena oleh muslihat dan banyak orang berpikir sekedar
jika engkau “percaya” tentang Yesus Kristus, sorga akan menjadi tujuan akhirmu. Beberapa orang bahkan berpikir jika mereka meninggal itulah akhir dari segalanya, tidak ada apa-apa lagi.
Banyak orang percaya seperti yang mereka pikirkan. Oleh karena itu mereka menjalani kehidupan mereka sebagaimana yang mereka inginkan…


Yesus membawa banyak orang ke neraka dan menunjukkannya
kepada mereka.
Yesus: Aku melihat tak terhitung orang yang sedang jatuh ke
dalam lautan api neraka yang dalam setiap hari…
Tolong ceritakan kepada orang-orang apa yang telah
engkau saksikan di neraka! Engkau harus menceritakan
kepada mereka mengenai neraka! Ceritakanlah kepada
orang-orang betapa sangat buruk dan sangat mengerikan
neraka itu. Engkau harus melukis adegan neraka seperti
engkau berada di dalam hati-Ku. Lukiskanlah adegan-adegan
itu dengan hati-Ku yang pilu!


Mereka sedang jatuh ke dalam Api Neraka
-
Lukiskanlah itu dengan hati-Ku yang pilu …

Pelukis: Selagi saya melukiskan adegan-adegan neraka, Iblis
menyerang saya dengan sangat hebat… tetapi saya ingin
meneriakkan kepada dunia dengan hati Yesus melalui lukisan-lukisan ini…
Saya ingin menceritakan hati Yesus yang pilu dan betapa
Dia sangat kasihan kepada orang-orang yang sedang jatuh
ke dalam neraka setiap hari!



-

Orang-orang disiksa di atas salib

Orang-orang yang tidak mau makan Roti Hidup…

-

Ia tidak mau makan Roti Hidup (Firman Tuhan)

Orang-orang yang tidak mau membincangkan kehidupan mereka
dengan Yesus melainkan membuat keputusan-keputusan mereka
sendiri dan mengikuti keinginan mereka sendiri.


Orang-orang yang minum, mengambil bagian dan makan hal-hal yang terlarang.
-
-
 

Yesus: Tolong katakan kepada orang-orang yang menyakiti hati
orang lain dengan kata-kata mereka bahwa mereka tidak boleh
menyakiti atau melukai saudara-saudara mereka dalam Kristus.
Mereka tidak boleh berkata-kata dengan tidak mempedulikan orang lain.

Berbicara tanpa mempedulikan atau mengasihi

Hukuman untuk berdusta.
Pendusta... 
Mencuri uang atau dana-dana …

Orang-orang yang mencuri uang akan ditikam dengan panah-panah
 dan/atau ditusuk dengan jarum-jarum.
Penganiayaan terhadap injil.


 
Separuh pertama dari potret ini menggambarkan setan-setan yang mempengaruhi para penganiaya (orang-orang) untuk menganiaya dan mengusik atau membunuh para pembawa pesan Injil yang benar dan sepenuhnya. 

  
Beginilah siksaan terhadap para pembunuh, pemerkosa 
dan penculik anak-anak.
   
Wanita ini melihat ke luar… “Jika saja saya bisa keluar ke situ!”
 
Saya berharap seandainya saya bisa keluar dari sini….!
Tempat bagi serangga-serangga terletak di neraka.
Bagian neraka ini adalah untuk orang-orang yang melakukan dosa
dengan pikiran-pikiran mereka dan bagi mereka yang dipenuhi
dengan pikiran dan pengetahuan mereka sendiri.
Mereka diselimuti oleh ngengat-ngengat yang tak terhitung banyaknya.
Seluruh tubuh mereka dilukai oleh serangga-serangga.
 Ulat-ulat dan serangga-serangga di neraka berukuran j
auh lebih besar dari pada yang ada di bumi.
Ribuan belatung dan serangga keluar masuk di mulut,
telinga dan kepala mereka, merayap di seluruh tubuh mereka!

Orang-orang ini dipenuhi dengan pikiran-pikiran 
dan pengetahuan mereka sendiri.

Bagian neraka ini adalah untuk orang-orang yang bersikeras
dengan sudut pandang mereka. Misalnya,
“Mengapa Yesus harus bekerja dalam kehidupan saya atau di dalam saya? Siapakah saya? Saya pikir Dia tidak mengasihi saya.
Saya sangat jahat. Saya pikir Dia tidak akan mengasihi
seseorang seperti saya.” Orang-orang yang tidak berusaha
menyesuaikan pikiran-pikiran mereka dengan Tuhan
akan berakhir di neraka. Kita harus memperbaiki pikiran-pikiran kita menjadi benar.
Ini juga adalah orang-orang yang melanggar Firman
Tuhan dan mengacuhkan perintah-perintah Tuhan. Mereka akan digoreng di atas wajan di neraka dengan dibakar oleh api neraka.


 
Bagian neraka ini adalah untuk orang-orang yang tidak menyebarkan Injil. Mereka tidak memberitakan Kabar Baik kepada yang terhilang.



Siksaan ini adalah untuk orang-orang yang telah mengabaikan Firman Tuhan dan terus melakukan dosa. Di mata Tuhan mereka adalah orang-orang yang melaksanakan kejahatan

Neraka ini adalah untuk mereka yang telah mengeluh dan bersungut-sungut bahkan di dalam hati mereka.

Tempat di neraka ini adalah bagi orang-orang yang mempunyai suatu
keluarga tapi telah mengkhianati pasangan-pasangan mereka dan/atau menjadi homo dan/atau biseksual. Mereka akan ditusuk dengan pisau-pisau dan tombak.



Orang-orang yang rusak secara seksual. Bagian pribadi mereka akan ditikam setiap detik.


Neraka ini adalah untuk orang-orang yang menyembah berhala-berhala, memiliki pikiran-pikiran jahat dalam kepala mereka dan telah
sedemikian keras kepala dengan cara-cara mereka sendiri.

 
Tempat itu tidak berakhir. Penyiksaan itu tidak akan berhenti.  
Jika engkau tidak bertobat …

Seorang wanita dan seorang anak laki-laki di dalam lukisan ini adalah ibu dan anak ketika mereka hidup di bumi. Namun karena sakit yang tidak tertanggungkan, mereka tidak mengasihi satu dengan yang lain, tapi berusaha untuk meloloskan diri dari penyiksaan itu dengan melangkahi satu dengan yang lain.


Yesus sedang berkata… Berfokuslah kepada-ku… 
Engkau harus berfokus hanya kepada-Ku..


Engkau harus membunuh Iblis atau setan yang hidup di dalammu… 
 
IBLIS DARI TV:
Selagi orang-orang menonton film-film dunia yang dipenuhi kekerasan,
setan-setan sebenarnya menyiksa jiwa orang itu tanpa orang itu
sadari atau ketahui. Selagi seseorang menonton adegan-adegan dari TV, jiwanya disiksa dan disakiti. Jiwa itu dilukai dan dihancurkan.
Menonton TV duniawi sama sekali tidak membantu orang-orang
Kristen dalam cara manapun untuk membuat kemajuan dalam hubungan kasih mereka dengan Tuhan, Mempelai kita Yesus. Kita bisa menonton sedikit beberapa berita, namun saya mohon, jangan menonton  TV, titik! Amin!!
-
Pelukis:
Selagi Yesus menyaksikan dosa-dosa yang diperbuat oleh
seseorang, Dia menangis. Iblis dan setan-setannya akan mengikat
tubuh-tubuh dari para pendosa sedemikian erat dengan rantai-rantai
besi dan mereka akan mengendalikan kita. Oleh karena itu para
pendosa akan masuk lebih dalam dan lebih dalam lagi ke
dalam dosa. Saya memohon kepadamu untuk tidak melakukan
dosa. Jangan hidup seperti yang engkau inginkan.
Di neraka, indera-indera seratus kali lipat lebih peka
dari pada yang engkau rasakan di alam jasmani,
karena itu sakitnya jauh lebih parah.

 

REALITA MENGENAI MEROKOK DAN MINUM ALKOHOL
Roh ular memenuhi minuman-minuman alcohol dan dalam rokok
-
Kolose 3:5-6. Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala, semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka).


Ini menunjukkan kepada kita apa yang terjadi ketika kita bertobat dan berdoa di hadapan Tuhan, bala tentara malaikat akan turun dan menikam setan-setan itu dengan pedang-pedang mereka.

-
Jangan pergi ke neraka!!!
  
2 Petrus 3:9
...karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa,
melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.


Sumber,
YesusKristus.com

Sometimes.......

Author: Unknown

Sometimes I ask the question here, "My Lord, is this Your will?“
It's then I hear You answer me, "My Precious Child, be still.

Sometimes I feel frustrated ‘coz I think I know what's best.
It's then I hear You say to me, “My busy Child, just rest.

Sometimes I feel so lonely, and I think I'd like a mate.
Your still small voice gets oh so clear and says, "My Child, please wait."

"I know the plans I have for you, the wondrous things you'll see.
If you can just be patient, Child, and put your trust in Me.

I've plans to draw you closer here, I've plans to help you grow.
There's much I do you cannot see, and much you do not know.

But know this, Child.. I Love You So! You're precious unto Me!
Before I formed you in the womb, I've planned your destiny.

I've something very special, I hope for you to learn.
The gifts I wish to give to you are gifts you cannot earn.

They come without a price tag, but not without a cost.
At Calvary, I gave My Son, so you would not be lost.

Rest My Child, don't grow weary of doing what is good.
I promise I'll come back for you just like I said I would.

Your name is written on My palm, I never could forget.
Therefore do not be discouraged when My answer is 'Not Yet'."


{source : Komunitas}

Topeng Di Sebalik Nama Lamb of God!!!


Awas, jangan tertipu dengan kumpulan band "LAMB OF GOD" (Domba Allah)

Namanya yang berupa istilah kekristenan ini sebenarnya untuk mengaburi orang-orang kristen . Dahulunya nama kumpulan band ini ialah "Burn The Priest"( Bakar Para Pendeta) menunjukkan kebencian mereka terhadap kristen.



Seperti ayat mas
2 Kor 11:14 Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.

Jangan terpengaruh dengan nama, selidikilah baru anda percaya.

Sumber,
Click ini...

Sabtu, 12 Jun 2010

Kasih Sejati

Kasih Sejati




John dan Jessica telah berumah tangga selama 7 tahun..

Mereka saling mencintai, namun Jessica sejak awal menutupi semua perasaan cintanya terhadap John..Ia begitu takut apabila John mengetahui betapa ia mencintai pria itu, John lantas meninggalkannya sebagaimana kekasih-kekasihnya selama ini..Tapi tidak bagi John..Ia selalu menyatakan perasaan cintanya kepada Jessica dengan tulus dan begitu terbuka..Setiap saat ketika bersama Jessica, John selalu menunjukkan cintanya yang besar, seolah-olah itulah saat akhir John bersama Jessica..

Jessica selalu bersikap tidak menyenangkan terhadap John..Setiap saat dia selalu mencoba menguji seberapa besar cinta John terhadapnya. Jessica selalu mencoba melakukan hal-hal yang keterlaluan dan diluar batas kepada John..Meski Jessica tahu betapa hal itu sungguh salah, namun melihat sikap John yang tetap berlaku baik padanya, membuat Jessica tetap bertahan untuk melihat seberapa besar kesungguhan cinta pria yg dinikahinya itu..

Hari pertama pernikahan mereka.. Jessica bangun siang..Dia tidak sempat menyiapkan sarapan untuk John ketika John hendak berangkat kerja..Namun John tetap tersenyum dan mengatakan, "Tidak apa-apa..Nanti aku bisa sarapan di kantor.."


Saat John pulang dari kantor, Jessica tidak sengaja memasak makanan yang tidak disukai John..Meski menyadari hal itu, Jessica tetap memaksakan agar suaminya mau makan makanan itu..John tetap tersenyum dan berkata, " Wah..sepertinya sudah saatnya aku belajar menghadapi tantangan..Masakanmu sepertinya tantangan yang hebat, sayang..Aku sudah tidak sabar untuk menyantapnya." Jessica terkejut, tapi tidak mengatakan apa-apa.

Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam saat Jessica terlelap John memanjatkan doa, "Tuhan....Di pagi pertama pernikahan kami Jessica tidak membuatkanku sarapan. Padahal aku begitu ingin bercakap-cakap di meja makan bersamanya sambil membicarakan betapa indah hari ini, di hari pertama kami menjalani kehidupan baru sebagai suami istri.. Tapi tidak apa-apa, Tuhan.. Karena sepertinya Jessica kelelahan setelah resepsi pernikahan kami tadi malam..Bantulah kekasih hatiku ini, Tuhan agar dia boleh punya tenaga yang cukup untuk menghadapi hari baru bersamaku besok..Tuhan, Engkau tau betapa aku tidak bisa makan spaghetti karena pencernaanku yang tidak begitu baik..Tapi sepertinya Jessica sudah bekerja keras untuk masak makanan itu..Mampukan aku untuk menghargai setiap apa yang dilakukan istriku kepadaku, Tuhan..Jangan biarkan aku menyakiti perasaannya meski itu tidak mengenakkan bagiku.."

Tahun kedua pernikahan mereka..John membangunkan Jessica pagi-pagi untuk berdoa bersama..Namun Jessica menolak dan lebih memilih melanjutkan tidurnya. John tersenyum dan akhirnya berdoa seorang diri.

Sore hari sepulang kantor, John mengajak Jessica berjalan-jalan ke taman..Meski terpaksa, Jessica akhirnya mau juga ke tempat dimana dulu perasaannya begitu berbunga-bunga saat bersama John..Tetapi Jessica menolak rangkulan John, dan berkata, "Jangan, John..Aku malu.."..John tersenyum dan berkata, "Ya, aku mengerti.." Jessica melihat kekecewaan dimata John, namun tidak melakukan apapun untuk menghilangkan kekecewaan itu..

Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya.." Tuhan..Ampuni aku yang tidak bisa membawa istriku untuk lebih dekat padaMU pagi hari ini..Mungkin tidurnya kurang karena pikirannya yang sedang berat..Tapi aku yakin, Tuhan besok Jessica mau bersama-sama denganku bercakap-cakap kepadaMu..Tuhan, Engkau juga tahu kesedihanku saat Jessica meolak kurangkul ketika ke taman hari ini. Tapi tidak apa-apa Dia sedang datang bulan, mungkin karena itu perasaannya juga jadi lebih sensitive Mampukan aku untuk melihat suasana hati istriku, Tuhan."

Tahun ketiga pernikahan mereka. Mereka kini mempunyai seorang putera bernama Mark. Jessica menjadi tidak pernah lagi meneruskan kebiasaannya membaca bersama John sebelum tidur. Jessica semakin sering menolak ciuman John..

Jessica memarahi John habis-habisan sore itu ketika John lupa mencuci tangan saat akan menggendong Mark ketika John pulang kerja..Jessica tahu betapa hal itu membuat John terpukul..Namun idealismenya terhadap mendidik Mark membuat Jessica mengabaikan perasaan John..Dan John tetap tersenyum..

Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya.."Tuhan, Engkau tahu betapa sedih hatiku saat ini..Semenjak kelahiran Mark, aku kehilangan begitu banyak waktu bersama Jessica..Aku merindukan saat-saat kami membaca bersama sebelum tidur dan menciuminya sebelum ia tertidur..Tapi tidak apa-apa..Dia begitu capek mengurusi Mark seharian saat aku bekerja di kantor..Hanya saja, biarkanlah dia tetap terus tertidur dalam pelukanku, Tuhan....Karena aku begitu mencintainya. Sore tadi Jessica memarahiku karena aku lupa mencuci tangan saat menggendong Mark, Tuhan..Aku begitu kangen pada anakku sehingga teledor melakukan sebagaimana yg diminta istriku..Engkau tahu betapa aku terluka akan kata-kata Jessica, Tuhan..Tapi tidak apa-apa..Jessica mungkin hanya kuatir terhadap kesehatan anak kami Mark apabila aku langsung menggendongnya. .Kesehatan Mark lebih penting daripada harga diriku."

Tahun keempat pernikahan mereka.. Jessica tidak ingat memasak makanan kesukaan John di hari ulang tahunnya..Jessica terlalu sibuk belanja sehingga lupa bahwa John selalu minta dibuatkan Blackforest dengan taburan coklat dan ceri diatasnya setiap ulang tahunnya tiba..

Jessica juga lupa menyetrika kemeja John yang menyebabkan John terlambat ke kantor pagi itu karena John terpaksa menyetrika sendiri kemejanya..Jessica tau kesalahannya, namun tidak menganggap hal itu sebagai sesuatu hal yang penting.

Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya.."Tuhan, Untuk kali pertama Jessica lupa membuatkan Blackforest kesukaanku di hari ulang tahunku ini..Padahal aku sangat menyukai kue buatannya itu. Menikmati kue Blackforest buatannya membuatku bersyukur mempunyai istri yang pandai memasak sepertinya, dan merasakan cintanya padaku.. Namun tahun ini aku tidak mendapatinya. Tapi tidak apa-apa..mungkin lebih banyak hal-hal lain yang jauh lebih penting daripada sekedar Blackforest itu. Paling tidak, aku masih mendapatkan senyuman dan ciuman darinya hari ini. Ampuni aku, Tuhan apabila tadi pagi aku lupa tersenyum kepada Jessica..Aku terlalu sibuk menyetrika bajuku dan memikirkan pekerjaanku di kantor..Jessica sepertinya lupa untuk melakukan hal itu, meski aku sudah meminta tolong padanya tadi malam. Jangan biarkan aku melampiaskan emosiku karena dampratan atasanku akibat keterlambatanku hari ini kepada Jessica, Tuhan.. Jessica mungkin keliru menyetrika kemeja mana yang seharusnya kupakai hari ini.. Lagipula, sepatuku begitu mengkilap..Aku yakin Jessica sudah berusaha keras agar aku kelihatan menarik saat presentasiku tadi..Terima kasih untuk kebaikan istriku, Tuhan."

Tahun kelima pernikahan mereka. Jessica menampar dan menyalahkan John karena Mark sakit sepulang mereka berenang..John terlalu asyik bermain-main dengan Mark sehingga tidak menyadari betapa Mark sangat sensitive terhadap dinginnya air kolam renang, yang mengakibatkan Mark terpaksa dirawat dirumah sakit....

Jessica mengancam akan meninggalkan John apabila terjadi apa-apa dengan Mark..Jessica melihat genangan air mata di mata John, namun kekerasan hatinya lebih menguasainya ketimbang perasaan John.

Tetapi Malaikat tahu betapa saat itu John lantas menuju ke Kapel rumah sakit dan memanjatkan doanya sambil menangis.." Tuhan..Tadi Jessica menamparku karena kelalaianku menjaga Mark sehingga dia sakit.. Belum pernah Jessica bersikap dan berkata sekasar itu padaku, Tuhan..Tapi tidak apa-apa..Jessica benar-benar kuatir terhadap anak kami sehingga ia bersikap demikian..Tapi Tuhan, aku begitu terluka saat ia mengatakan akan meninggalkanku. Engkau tahu betapa ia adalah belahan jiwaku. Jangan biarkan hal itu terjadi, Tuhan..Mungkin dia begitu dikuasai kekuatiran sehingga melampiaskannya padaku..Tidak apa-apa, Tuhan..Tidak apa-apa. Asal dia mendapat ketenangan, aku akan merasa bersyukur sekali.. Dan sembuhkanlah putera kami, Mark agar dia boleh kembali dapat ceria dan bermain-main bersama kami lagi, Tuhan.."

Tahun keenam pernikahan mereka.. Jessica semakin menjaga jarak dengan John setelah kehadiran Rebecca, puteri mereka..Jessica tidak pernah lagi menemani John makan malam karena menjaga puteri mereka yang baru berusia 5 bulan..

Jessica juga menjual kalung berlian pemberian John dan menggantinya dengan perhiasan lain yang lebih baru. Ketika John mengetahui hal itu, Jessica tau John menahan amarahnya, namun Jessica berdalih, "John, itu hanya kalung berlian biasa. Lagipula, aku bukan menjualnya, melainkan menukarnya dengan perhiasan yang lebih baru.."

Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya.."Tuhan, Aku begitu kesepian melewatkan makan malam sendirian tanpa Jessica bersamaku.. Aku begitu ingin terus bercerita dan tertawa bersamanya di meja makan..Engkau tau, itulah penghiburanku untuk melepas kepenatanku setelah seharian bekerja di kantor..Tapi tidak apa-apa..Rebecca tentu lebih membutuhkan perhatiannya daripadaku.. Lagipula, Mark kadang-kadang mau menemaniku.. Hanya saja, jangan biarkan aku memendam sakit hati kepada Jessica karena menjual kalung pemberianku. .Engkau tau begitu lama aku menabung dan bekerja ekstra demi menghadiahinya kalung itu, hanya untuk membuktikan terima kasihku padanya atas kesetiaan dan pengabdiannya sebagai istriku dan ibu dari anak-anakku. Ampuni aku apabila tadi aku sempat berpikir untuk marah padanya.."

Tahun ketujuh pernikahan mereka.. Jessica sama sekali tidak mengindahkan kebiasaannya membelai kepala John dan mencium kening suaminya sebelum John berangkat kantor..Padahal Jessica tau, selama ini apabila dia lupa melakukannya, John selalu kembali kerumah siang hari demi mendapatkan belaian dan ciuman Jessica untuknya..Karena John tidak akan pernah tenang bekerja apabila hal itu belum dilakukan Jessica padanya..Jessica tidak mengucapkan I LOVE YOU untuk kali pertama dalam 7 tahun pernikahan mereka..

Dan di tahun ketujuh itu pula, John mengalami kecelakaan saat akan berangkat ke kantor..Ia mengalami pendarahan yang hebat, yang membuatnya terbaring tidak sadarkan diri di ranjang rumah sakit..

Jessica begitu terguncang dan terpukul.. Ia begitu takut kehilangan John, suami yang dicintainya. .Yang selalu ada kapan saja dia butuhkan..Yang selalu dengan tersenyum menampung semua emosi dan kemarahannya. Yang tak pernah berhenti mengatakan betapa John mencintainya.. Tak sedikitpun Jessica beranjak dari sisi tempat tidur John..Tangannya menggenggam erat jemari suaminya yang terbaring lemah tak sadarkan diri..Bibirnya terus mengucapkan I LOVE YOU, karena ia ingat kalau ia belum mengatakan kalimat itu hari ini..

Karena begitu sedih dan lelah menunggui John, Jessica tertidur..Dalam tidurnya, malaikat yang selama ini mendengar doa-doa John pada Tuhan membawa Jessica melihat setiap malam yg John lewatkan untuk mendoakan Jessica..Ia menangis sedih melihat ketulusan dan rasa cinta yg besar dari John padanya..Tak sedikitpun John menyalahkannya atas semua sikapnya yang tidak mempedulikan perasaan dan harga diri John selama ini..Alih-alih demikian, John malahan menyalahkan dirinya sendiri.. Jessica menangis menahan perasaannya. Dan untuk kali pertama dalam hidupnya, Jessica berdoa, "Tuhan, ampuni aku yang selama ini menyia-nyiakan rasa cinta suamiku terhadapku.. Ampuni aku yang tidak memahami perasaan dan harga dirinya selama ini.. Beri aku kesempatan untuk menunjukkan cintaku pada suamiku, Tuhan.. Beri aku kesempatan untuk meminta maaf dan melayaninya sebagai suami yang kucintai.."

Dan ketika Jessica terbangun, Ia melihat pancaran kasih suaminya menatapnya.." Kamu keliatan begitu lelah, sayang.. Maafkan aku yang tidak berhati-hati menyetir sehingga keadaannya mesti jadi begini dan membuatmu kuatir..Aku tidak konsentrasi saat menyetir karena memikirkan bahwa kau lupa mengatakan I LOVE YOU padaku.."..Belum selesai John berbicara, Jessica lantas menangis keras dan menghambur ke pelukan suaminya..

"Maafkan aku, John..Maafkan aku..I LOVE YOU..I really Love you..Kaulah matahariku, John..Aku tidak bisa bertahan tanpamu..Aku berjanji tidak akan pernah lupa lagi mengatakan betapa aku mencintaimu. .Aku berjanji tidak akan pernah mengabaikan perasaan dan harga dirimu lagi..I LOVE YOU, John..I LOVE YOU."




Berapa banyak diantara kita yg menjadi seperti Jessica? Yang mengabaikan perasaan kekasih hati kita demi kepentingan dan harga diri kita sendiri? Jangan sampai terjadi sesuatu yang berat untuk kita lalui demi menyadari betapa berharganya orang-orang yang mengasihi kita..

Lebih dari itu, cinta yang sesungguhnya adalah ketika kita bisa seperti John, yang mengabaikan kepentingan dirinya dan perasaannya demi menjaga dan menunjukkan cintanya kepada pasangannya. Yang menjadikan pasangan hidup kita sebagai subjek untuk dikasihi dan dilayani, bukan sebaliknya..

Salam,



(Sumber : Elia Groups)

daripada http://renungan-kristen.blogspot.com/

Kebaikan Menurut Firman Tuhan

Sudah lama saya tidak update blog ini. Hari ini saya ingin mengongsikan satu pasal dalam Firman Tuhan iaitu Mazmur 119. Dalam pasal ini terdapat 176 ayat, dan menceritakan kebaikan menurut Firman Tuhan. Disini saya senaraikan kebaikan-kebaikan menurut Firman Tuhan



1. Keamanan (165)
2. Kekuatan untuk melawan kejahatan (3, 11, 101, 163)
3. Kegembiraan (16, 24, 35, 47, 77, 92, 174)
4. Memahami (99, 125, 130, 169)
5. Kekuatan (28)
6. Kebebasan (45)
7. Harapan (114, 147)
8. Penghiburan dalam penderitaan (50, 52)
9. Tidak mendapat malu (6, 31, 46, 80)
10. Hormat kepada Allah ( 120, 161)
11. Hati bersyukur (62)
12. Hati yang selalu memuji Dia (164, 171, 175)
13. Kehidupan suci (9, 80, 104, 112, 140, 158, 163)
14. Kebangkitan peribadi ( 25, 37, 40, 88, 107, 149, 150, 159)

Mari kita hidup seturut jalannya untuk menyemah Dia dalam Roh dan Kebenaran....Amen...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
© Hak Cipta Terpelihara. AnakDomba.My. 2009-2013
© All Rights Reserved. AnakDomba.My. 2009-2013